Mengejar kemerdekaan hakiki...

Posted by Noer Rachman Hamidi on Wednesday, August 7, 2013






Kita sudah 67 tahun lebih merasakan kemerdekaan de jure itu, kita bisa mengibarkan bendera kita dan juga bisa menyanyikan lagu Indonesia Raya tanpa ada yang melarangnya. Tetapi secara de facto yang menjajah kita pasca kemerdekaan de jure memang bukan lagi negara tetapi apa yang disebut “corporatocracy” – gabungan kepentingan antara perusahaan-perusahaan raksasa dunia dengan institusi-institusi global.

Melalui penjajahan corporatocracy ini peternak sapi dalam negeri terjajah oleh impor daging, demikian pula dengan peternak susu, petani kedelai, petani jeruk dan berbagi buah-buahan lainnya. Atas nama perdagangan bebas petani dan pengusaha kecil di suatu negeri dengan mudah tergencet oleh industrialis raksasa dari negara-negara besar yang mencengkeram dunia.

Memang tidak dibutuhkan suatu negara untuk menjajah negara. Negeri ini pernah dijajah oleh sebuah perusahaan yang bernama Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC), maka tidak mengherankan bila di jaman modern inipun kembali korporasi-korporasi raksasa dunia bisa menjajah kita.

Dengan cara mereka, kita dipaksa ‘mengibarkan bendera mereka’ dan dipaksa pula ‘menyanyikan lagu’ mereka. ‘Bendera’ ini terwakili oleh merek-merek dagang mereka, dan ‘lagu-lagu’ ini terwakili oleh kegemaran kita meniru budaya mereka.

Mudah-mudahan kita bisa terus melangkah, mengejar ketinggalan kita, mengejar kemerdekaan hakiki kita. Merdeka dalam system hukum, dalam system ekonomi, politik, perdagangan, budaya, pemikiran dst. Merdeka dengan bergandengan tangan… InsyaAllah !
Manufaktur Indonesia
Description: Mengejar kemerdekaan hakiki...
Rating: 4.5
Reviewer: google.com
ItemReviewed: Mengejar kemerdekaan hakiki...
Kami akan sangat berterima kasih apabila anda menyebar luaskan artikel Mengejar kemerdekaan hakiki... ini pada akun jejaring sosial anda, dengan URL : http://www.noer-rachman.biz/2013/08/mengejar-kemerdekaan-hakiki.html

Bookmark and Share

Grafik Harga Dinar terhadap Rupiah